Piala AFF Jadi Ajang Menjajakan Diri, Dua Winger Abroad Indonesia Berstatus Bebas Transfer di Bursa Januari

Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani berstatus bebas transfer saat bergabung TC timnas Indonesia, Piala AFF 2022 bisa jadi ajang menjajakan diri.

Timnas Indonesia dihantui kabar dua pemain abroad-nya yang tanpa klub saat memasuki fase genting persiapan Piala AFF 2022.

Timnas Indonesia saat ini hanya berjarak tujuh hari menjelang kick off Piala AFF 2022, yaitu melawan Kamboja pada 23 Desember mendatang.

Pada fase genting ini, timnas Indonesia justru dihantam kabar dua pemainnya yang tiba-tiba berstatus tanpa klub, yaitu Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani.

Dalam kasus Saddil Ramdani, winger berusia 23 tahun itu menyelesaikan kebersamaan dua musim bersama klub Liga Super Malaysia, Sabah FC.

Dilansir dari Transfermarkt, Saddil telah memungkasi kontrak bersama Sabah FC sejak 30 November, yang berarti ia kini berstatus bebas transfer.

Sabah FC diketahui telah menaruh tawaran perpanjangan dua musim di meja, demikian pula klub kasta kedua Austria yang memberi kontrak tanpa trial.

Namun Saddil mendiamkan dua tawaran tersebut dan lebih memilih memasuki camp timnas Indonesia dalam keadaan tidak terikat oleh klub mana pun.

Meski begitu Saddil tak akan kekurangan peminat seturut performa impresif selama dua musim belakangan berupa 8 gol dan 10 assist dalam 40 pertandingan bersama Sabah FC.

Situasi tak seindah itu dialami Egy Maulana Vikri, yang berstatus tanpa klub bukan karena keinginannya sendiri.

Egy sejatinya menjalin kontrak satu musim bersama klub Liga Slovakia, Zlate Moravce, yang baru kedaluwarsa pada Juni 2023 mendatang.

Akan tetapi kabar pemutusan kontrak datang dari Zlate Moravce saat Egy sudah bergabung camp timnas Indonesia di Bali, Kamis (15/12/2022) hari ini.

Tak seperti Saddil, Egy tak punya riwayat kontribusi yang bisa dibanggakan selama bermain separuh musim di Zlate Moravce.


Pemain berusia 22 tahun itu cuma enam kali tampil di Liga Slovakia musim ini dan tak pernah bermain penuh, dengan hanya berkontribusi satu assist.

"Saya ingin berterima kasih kepada Vion, rekan setim, dan staf kepelatihan, terima kasih untuk waktu yang dihabiskan di klub, meski singkat," ucap Egy.

"Saya berharap FC Vion sukses di sisa musim ini," tandasnya.

Egy cuma bisa mengandalkan CV bermain di FK Senica pada musim lalu, saat ia bermain lumayan berupa 26 pertandingan dan dua gol serta empat assist.

Dengan demikian, Egy dan Saddil dapat memanfaatkan Piala AFF 2022 sebagai ajang "menjajakan diri" di hadapan scout klub-klub peminat.

Mereka bisa segera menentukan klub baru usai Piala AFF 2022 berakhir karena bursa transfer di Eropa dan Asia sama-sama dibuka pada Januari. 

Pelatih Shin Tae-yong kemungkinan akan menjadikan dua pemain itu sebagai starter, menempati dua dari tiga gelandang serang di belakang striker atau malah trisula di lini terdepan. 




bolanas.bolasport.com

Posting Komentar

© Besbol-Beritabola. All rights reserved. Premium By Raushan Design