Piala Dunia 2022 tak akan menjadi panggung bagi Andri Syahputra, orang Indonesia yang memilih memperkuat Timnas Qatar.

Nama Andri Syahputra tentu tak terdengar asing bagi para pecinta sepakbola, pria asal Aceh itu rela mengacuhkan panggilan Timnas Indonesia demi membela Timnas Qatar.


Andri Syahputra. (Football Channel Asia)

Pemain yang kini berusia 23 tahun itu sejak berusia 15 tahun sudah berada di Qatar guna meningkatkan karier sepakbolanya.

Karena penampilannya yang melesat di usia muda, Timnas Qatar pun kepincut untuk menaturalisasinya.

Dan benar saja, Andri tak berfikir dua kali guna membela Timnas Qatar di kelompok umur.


Panggilan Timnas Indonesia U19 di tahun 2017 ia tolak guna membela tim The Maroon yang memiliki peringkat FIFA lebih baik.

Tercatat, ia pernah memperkuat Timnas Qatar U19 dan U23.


Bahkan, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu sempat tampil di Piala Dunia U20 bersama Timnas Qatar.

Namun, di usia yang semakin matang, Andri kalah bersaing untuk masuk ke dalam skuad senior The Maroon.

Pria yang kini bermain untuk Al-Gharafa SC itu tak pernah mencatatkan caps bagi Timnas Senior Qatar.

Namanya kalah bersaing dengan pemain lokal Qatar dan nama-nama naturalisasi lainnya.

Bersama Al-Gharafa SC pun, Andri tak menunjukkan performa yang impresif.

Data di tranfrmarket, Andri mencatatkan 13 penampilan di musim ini, dan hanya menorehkan 1 gol dan 1 assist.Tim yang ia bela pun hanya berada di papan tengah kasta tertinggi Liga Qatar.

Alhasil, juru taktik Timnas Qatar, Felix Sanchez pun tak membawanya untuk tampil di Piala Dunia 2022.


tribunnews.com