Shin Tae-yong
Ada dua turnamen kelompok umur yang akan diikuti oleh Indonesia dalam waktu yang sama tahun depan sehingga bakal menyulitkan kerja STY.

PSSI melalui ketua umum Mochamad Iriawan mengungkapkan akan mencari pelatih sementara untuk meringankan beban kerja Shin Tae-yong tahun depan.


Agenda padat sudah menanti skuad Garuda di semua kelompok umur sepanjang 2023. Tim nasional senior akan berpartisipasi di Piala Asia 2023 pada Juni-Juli tahun depan.

Sementara di level junior juga ada beberapa turnamen yang harus diikuti, di antaranya adalah SEA Games 2023 dan Piala Dunia U-20 yang digelar pada saat bersamaan antara Mei dan Juni 2023.

Apa kata PSSI tentang wacana mencari pelatih pembantu Shin Tae-yong?

"Tahun depan jadwal tim nasional sangat padat. Ada SEA Games di bulan Mei, lalu di bulan yang sama ada Piala Dunia U-20," ungkap Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan kepada awak media, Selasa (27/9).

Hanya saja menurut Iriawan, nantinya pelatih yang akan meringankan beban kerja Shin Tae-yong harus sesuai izin juru taktik asal Korea Selatan tersebut.

"Kami akan diskusikan nanti. Pasti akan ada pelatih pengganti untuk memegang tim mana saja yang tentunya dengan seizin Shin Tae-yong," imbuhnya.

Nantinya, pelatih baru yang ditunjuk akan ditugaskan untuk mendampingi tim usia muda yang berlaga di SEA Games di Kamboja. Sementara Shin Tae-yong tetap fokus pada timnas senior dan U-20.

Siapa yang berpeluang ditunjuk meringankan tugas Shin Tae-yong?

Terdapat dua nama yang kemungkinan besar akan dipercaya oleh PSSI untuk membantu pekerjaan Shin Tae-yong, yakni Dzenan Radoncic dan Jeon Kyung-jun.

Radoncic saat ini menjabat sebagai asisten Shin Tae-yong dan telah bertugas sejak 2021 lalu. Eks penyerang asal Montenegro itu sebelumnya pernah diberi mandat untuk mengawal tim U-20 di Turnamen Toulon pada Juni kemarin.


Berikutnya adalah Jeon Kyung-jun, yang namanya sempat mencuat pada Juni lalu sebagai pengganti Shin Tae-yong antara tim senior mau pun junior karena pada waktu itu PSSI menilainya bakal kerepotan menangani tiga tim kelompok umur sekaligus.

Selain pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan timnas Korea Selatan pimpinan Shin Tae-yong di Piala Dunia 2018, Jeon Kyung-jun sudah memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala.

Juru taktik berusia 48 tahun tersebut baru saja berpisah dengan Jeonnam Dragons, setelah dipercaya menangani klub K League 2 atau kasta kedua Korea Selatan sejak 2020.

Bersama Jeonnam Dragons, Jeon Kyung-jun sukses mempersembahkan gelar juara yakni trofi Piala FA Korea 2021.