Postingan

Jurnalis asing sebut Ronaldo Kwateh bintang besar di Indonesia, pelatih Timnas U-19: Saya tidak mau dia terbang!

Indonesia U-19 tampil mengejutkan saat menghadapi Ghana di turnamen Toulon Cup 2022. Garuda Muda unggul 1-0. Hasil ini membuat pelatih Dejan Randoncic harus banyak menerima pertanyaan wartawan asing, tentang Indonesia. Para jurnalis itu pun penasaran dengan sosok Ronaldo Kwateh.

Sosok Ronaldo Kwateh cukup menjadi perhatian, lantaran nama dan penampilannya. Seorang jurnalis menyebutnya 'bintang besar di Indonesia' ketika mengajukan pertanyaan kepada Radoncic. Sebutan yang langsung ditepis sang pelatih.

"Dapatkah kamu bicara soal Ronaldo Kwateh dia adalah bintang besar di Indonesia, dan kita tidak tahu di Prancis?," tanya seorang jurnalis.

"Saya tidak ingin memanggilnya bintang besar, dia anak muda, saya tidak ingin dia terbang, dia harus menunjukkannya di lapangan seperti Ronaldo Ronaldo lain," jawab Dejan.

"Dia sudah dapat nomor 7," singgung wartawan itu lagi.

"Ya dia sudah pakai nomor 7, tetapi bagi saya dia masih muda, dia punya potensi dan saya pikir dia bisa membuat hal baik, bahkan di Eropa dia bisa bermain, dia bisa menjadi pemain hebat," timpal sang pelatih.

"Dia harus menunjukkan di lapangan bekerja keras, tidak ada yang datang dengan mudah," ujarnya lagi.

Radoncic juga ditanya soal sepakbola Asia

"Ketika saya bermain di sana saya bermain 11 tahun tetapi itu berbeda. Sepakbola Asia cukup tinggi levelnya ya dan banyak yang bagus. pemain datang ke Asia terutama di China dan Asia memiliki Jepang dan Korea salah satu liga terbaik di Asia."

"Dan sejak Piala Dunia akan digelar di Qatar, pemain bagus pergi ke sana dan berkembang dan segalanya, semua pelatih bagus. saya kira sepakbola Asia adalah masa depan."

"Anda tahu Eropa itu dari situlah sepakbola datang, dan menjadi sorotan, tapi saya coba mengiplementasikan mentalitas dari Eropa dan yang perlu mereka pahami tentang sepakbola. Jadi itu tugas saya di sana, "

Radoncic melihat peningkatan dan perubahan terjadi di Timnas Indonesia U-19. Dia berharap agar, mentalitas Eropa juga bisa tertanam dalam sepakbola Garuda Muda.

"Saya kira waktu akan menunjukan kita akan berhasil. Saya pikir kita mencapai hal yang baik terhadap anak-anak ini (Timnas Indonesia U-19). Mereka berubah, mereka bisa meningkat banyak, mereka hanya perlu lebih fokus dan sepakbola seperti sepakbola dan saya rasa mereka harus berpikir hal sama."


lihat artikel asli

Posting Komentar

© Besbol-Beritabola. All rights reserved. Premium By Raushan Design