Postingan

5 Penyebab Timnas Indonesia Kalah dari Yordania di Kualifikasi Piala Asia 2023, Nomor 1 Faktor Penting

Laga Timnas Indonesia vs Timnas Yordania di Kualifikasi Piala Asia 2023. (Foto: AFC)

penyebab Timnas Indonesia kalah dari Yordania di Kualifikasi Piala Asia 2023 menarik dikulik. Sebab, skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- gagal memanfaatkan peluang mengukuhkan diri menempati posisi puncak klasemen sementara Grup A.

Bermain di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Minggu (12/6/2022) dini hari WIB, duel sengit tersaji di sepanjang laga. Namun, Timnas Yordania berhasil menjebol gawang Indonesia lewat aksi Yazan Al-Naimat (49’).

Akibat kekalahan ini, Timnas Indonesia mengisi posisi kedua di klasemen dengan koleksi poin yang masih sama, yakni 3 angka. Sederet alasan dipandang jadi penyebab kekalahan Timnas Indonesia. Apa saja? Berikut 5 penyebab Timnas Indonesia kalah dari Yordania di Kualifikasi Piala Asia 2023.

5. Kurang Bermain Tenang

Salah satu penyebab Timnas Indonesia kalah dari Yordania di Kualifikasi Piala Asia 2023 adalah kurang bermain dengan tenang. Hal ini sudah terlihat sejak awal laga.

Timnas Indonesia tampak kesulitan mengimbangi permainan Yordania yang langsung tancap gas sejak menit pertama. Alhasil, sejumlah peluang membahayakan pun sudah datang ke gawang Indonesia di awal laga. Beruntung, Nadeo Argawinata bisa dengan sigap menepis-menepis bola yang mengancam gawangnya, kecuali tendangan Yazan Al-Naimat (49’).

4. Gagal Memanfaatkan Peluang

Penyebab kedua adalah gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki. Ya, sejatinya, Timnas Indonesia punya banyak sekali peluang di laga melawan Yordania karena memang tampil cukup baik.

Salah satunya datang pada menit ke-42 lewat aksi Saddil Ramdani. Dia melesatkan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola masih mengarah ke Yazeed Abdulaila sehingga bisa ditepis tanpa kesulitan.

Pratama Arhan sendiri berulang kali memberi umpan ciamik lewat lemparan apiknya. Namun, seluruh umpan dari lemparan Arhan ini gagal dimanfaatkan menjadi gol.

3. Pertahanan Kurang Kukuh

Faktor lainnya berkaitan dengan pertahanan. Dalam laga melawan Yordania, pertahanan Timnas Indonesia tampak kurang kukuh sehingga menyebabkan ada sejumlah peluang emas yang bisa didapat Yordania.

Kondisi ini salah satunya terlihat di awal babak kedua. Saat laga baru dimulai, pertahanan Timnas Indonesia tampak lengah sehingga membuat Yordania bisa leluasa menyerang. Akibatnya, gol pun mampu dicetak Yazan Al Naimat usai memanfaatkan umpan Ali Olwan.

2. Fokus Menurun Usai Gol

Penyebab kedua adalah fokus yang terlihat mulai menurun usai terciptanya gol pertama Yordania. Terbukti, usai gol itu, Yordania bisa lebih nyaman memainkan bola dan membangun serangan-serangan berbahaya.

Timnas Indonesia bahkan sampai melakukan kesalahan besar yang berakibat hadiah penalti untuk Yordania. Beruntung, Nadeo bisa dengan sigap menggagalkan tendangan penalti Mohammed Abu Zrayq sehingga tak berujung gol kedua bagi Yordania.

1. Pergantian Pemain Kurang Tepat

Terakhir, faktor ini bisa dipandang paling penting, yakni pergantian pemain yang kurang tepat. Hal ini khususnya terlihat dalam pergantian 3 pemain langsung di babak kedua yang dilakukan oleh Shin Tae-yong.

Kala Timnas Indonesia tertinggal 1 go, Shin Tae-yong terlihat langsung melakukan perubahan. Dia memasukkan Irfan Jaya, Stefano Lilipaly, dan Asnawi Mangkualam berbarengan untuk menggantian Rachmat Irianto, Saddil Ramdani, dan Dimas Drajad.

Namun, pergantian ini tampak kurang tepat karena ketiganya gagal memberi perbedaan dalam permainan Timnas Indonesia. Skuad Garuda masih kesulitan mencetak gol sehingga akhirnya berujung dengan kekalahan. 


bola.okezone.com

Posting Komentar

© Besbol-Beritabola. All rights reserved. Premium By Raushan Design